Sabtu, 11 Juni 2016

menuju puncak

tak masalah bagi kita

dingin, gelap, sunyi

tak ada keraguan

tak ada ketakutan

jalan yang begitu licin dan sempit

kadang membuat langkah terhalangi

saat itu kamu seperti orang yang penakut

takut terjatuh, jatuh dan jatuh

dan aku juga takut

takut kamu terjatuh

dengan tidak sadar

kamu meraih tanganku

hah, mau bilang apa aku tak tahu

hanya aja aku ingin membawamu

menuju puncak itu

 

di sepanjang jalan 

aku terus memapahmu

kadang kamu tidak tau kalau aku sedang memandangimu

hahahha, curi-curi pandang

setiap kali aku memandangimu

wajahmu seperti berkata tak sanggup lagi

seperti menjerit kelelahan

tapi kamu tetap diam

kamu tetap sabar

dan kamu tetap kuat

aku bangga melihatmu saat itu

 wajar saja kalau kamu lelah, letih, lesu, lunglai

karena ini pertama kalinya bagimu 

aku tau ini akan terjadi

tapi aku yakin bisa membawamu pada tujuan kita

puncak puncak puncak

 

ketika pertama kalinya kamu menginjakkan kaki disana

itu adalah cadas yang luas

di huni dengan tenda-tenda para pecinta alam

beratapkan langit dengan bintang-bintang

dan suara gemuruh dengan asap


wajahmu yang tadi sudah seperti tak berdaya

dengan sekejap seperti bersinar kembali.

hahaha. aku bahagia bisa melihat wajahmu yang seperti itu


terimakasih telah mempercaya padaku saat itu

i love you rsh




 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar